Tampilkan postingan dengan label CV Jaya Mandiri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CV Jaya Mandiri. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Mei 2024

SURVEI GEOLISTRIK DI KECAMATAN SEKERNAN, MUARO JAMBI, JAMBI

 


Survey geolistrik merupakan tahapan awal untuk memperoleh informasi lapisan bawah permukaan sebelum dilakukan pemboran eskplorasi.  Survey geolistrik dapat menjelaskan tentang potensi air tanah untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air. Air tanah adalah air yang terdapat dalam lapisan tanah atau batuan di bawah permukaan yang dikenal dengan lapisan akuifer. Lapisan akuifer dapat menyimpan dan meneruskan air tanah dalam jumlah cukup. Pada daerah dengan ketersediaan air permukaan yang sedikit atau bahkan tidak ada maka air tanah merupakan satu-satunya sumber air yang dapat dimanfaatkan dalam memenuhi  kebutuhan masyarakat dan makhluk hidup.

Kebutuhan air terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan kebutuhan manusia, sementara ketersediaan air permukaan tidak merata di semua kondisi dan tempat. Sementara itu air tanah tidak terdapat di semua tempat, melainkan dikontrol oleh kondisi hidrogeologi daerah tersebut. Untuk itu maka perlu dilakukan upaya-upaya eksplorasi air tanah guna mengetahui potensi air tanah di suatu daerah, terutama daerah-daerah yang tidak memiliki ketersedian/ketercukupan air permukaan. 

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka eksplorasi air tanah dilakukan melalui tahapan yaitu: melalui survey geolistrik yang dikorelasikan dengan data geologi dan hidrogeologi, kemudian dilanjutkan dengan pemboran sumur air dalam. Melalui pemboran eksplorasi air tanah dapat diketahui dengan pasti muka air tanah, penurunan muka air tanah.

Berdasarkan peta geologi daerah penelitian berada pada Formasi Muaraenim dengan batuan penyusun adalah lempung pasiran, lempung dan batupasir. Berdasarkan peta hidrogeologi daerah penelitian merupakan Zona Non Cekungan Air Tanah yang memiliki sistem akuifer dengan aliran melalui celah/sarang. Memiliki produktifitas akuifer yang produktif kecil dengan keterusan batuan relatif rendah. 


Data Hasil Pengukuran Geolistrik

Dari hasil pengukuran di lapangan didapatkan nilai resistivitas semu bawah permukaan. Data nilai resistivitas semu tersebut dilakukan pengolahan hingga didapatkan nilai resistivitas setiap lapisan batuan. Dari nilai resistivitas batuan didapatkan litologi batuan seperti pada gambar di bawah ini. 

Dari hasil survey Geolistrik diatas maka dapat terlihat lapisan akuifer atau lapisan pembawa air tanah yaitu pasir. Maka dari data diatas dapat disimpulkan bahwa lapisan akuifer berada pada kedalaman 75 - 85 meter dan 105 - 130 meter. Sehingga dapat disarankan pengeboran 120 meter untuk mendapatkan air tanah yang relatif maksimal.